Jumat, 12 November 2010

Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi yang menghasilkan output dengan menggunakan input dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi kegiatan manajemen yang dapat mendukung operasi-operasi dan pembuatan keputusan dalam sebuah organisasi.

SIM (Sistem Informasi Manajemen) adalah suatu metode informal dan formal yang berbasis computer yang menyediakan informasi akurat yang terjadi pada masa lalu, sekarang atau yang terjadi di masa depan, sehingga memudahkan untuk sorang manajer mengambil keputusan .
Berdasarkan pada pengertian-pengertian di atas, maka terlihat bahwa tujuan dibentuknya Sistem Informasi Manajemen atau SIM adalah supaya organisasi memiliki informasi yang bermanfaat dalam pembuatan keputusan manajemen, baik yang meyangkut keputusan-keputusan rutin maupun keputusan-keputusan.
Sistem informasi manajemen yang baik adalah Sistem informasi manajemen yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan serta tak terukur yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat.

Jelaskan apa saja kegiatan dari Sistem Informasi Manajemen untuk fungsi-fungsi :
1. Fungsi Keuangan
2. Fungsi SDM
3. Fungsi Jasa Informasi
4. Manufaktur
5. Pemasaran
Jawab :

1. Fungsi Keuangan
* Memelihara catatan sistematis: transaksi bisnis dengan benar

akan dicatat, diklasifikasikan dalam rekening yang sesuai dan

dirangkum dalam laporan pendapatan laporan keuangan dan

neraca.

* Mengkomunikasikan hasil keuangan: Akuntansi digunakan untuk

mengkomunikasikan informasi keuangan sehubungan dengan laba

bersih (atau rugi), aset, kewajiban dll, kepada pihak yang

berkepentingan.

* Memenuhi kebutuhan hukum: Ketentuan-ketentuan berbagai

hukum seperti Undang-Undang Perusahaan, Pajak Penghasilan dan

Pajak Penjualan. Penyerahan berbagai pernyataan, yaitu, rekening

tahunan, pajak penghasilan untuk tujuan pajak penjualan dan

sebagainya.

* Melindungi aset bisnis: Akuntansi memelihara catatan yang tepat

dari berbagai aset dan dengan demikian memungkinkan manajemen

untuk melakukan kontrol secara tepat.

* Pengambilan keputusan: Akuntansi menyediakan pengguna data

yang relevan untuk memungkinkan mereka membuat keputusan

yang tepat sehubungan dengan investasi dalam modal perusahaan

bisnis atau untuk memasok barang di kredit atau meminjamkan

uang dll.

* Evaluasi: hasil operasi Menilai (laba atau rugi) sehubungan dengan

tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

* Pengendalian: Untuk mengidentifikasi kelemahan sistem

operasional dan meninjau langkah yang diambil untuk memeriksa

kelemahan tersebut.

2. Fungsi SDM
Sebagai pemikir, perancang dan pelaksana dalam mengerjakan

semua pekerjaan Sistem Informasi Manajemen. Walaupun dalam

pelaksanaannya menggunakan mesin atau alat-alat bantu lainnya.

Dan terdapat pada berikut ini :

  • Perumusan peraturan. Memberikan peraturan sumber daya manusia, mengenai rencana-rencana tindakan, dan memastikan kepatuhan pada peraturan pemerintah.
  • Hubungan perburuhan. Berkaitan dengan program komunikasi, memelihara lingkungan kerja yang efektif, administrasi keluhan dan hubungan perburuhan, serta penilaian prestasi kerja dan survey sikap.
  • Perencanaan organisasi. Membentuk struktur yang tepat, rentang manajemen, tingkat-tingkat organisasi, sistem manajemen (perencanaan, penetapan sasaran, perencanaan tindakan dan peninjauan berkala), rencana jangka panjang dan pengembangan strategi menajemen.
  • Pelatihan dan pengembangan. Ini dibuat dari penilaian kebutuhan organisasi dalam bidang-bidang seperti orientasi pegawai, pengembang-an teknik, ketrampilan manajemen, program kerja, dan penjenjangan karier
  • Administrasi pengupahan. Ini memuat administrasi pengupahan atau penggajian, serta evaluasi kerja dan rencana pengupahan (komisi penjualan, dan bonus insentif manajemen).
  • Tunjangan dan jasa pegawai. Memuat kompensasi pekerja, keamanan sosial, asuransi kelompok, pembayaran untuk waktu tidak bekerja, bonus pegawai, penghasilan tambahan dan jasa-jasa pegawai (program-program sosial dan rekreasi).
  • Perencanaan khusus. Melibatkan penentuan sumber-sumber untuk merekrut orang (kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang), kebutuhan penempatan pegawai dari dalam dan dari luar organisasi (biaya untuk penempatan pegawai), seleksi sebelum pengangkatan, wawancara dan pengujian (teknik-teknik, bakat, seleksi pengujian ketrampilan dan kejiwaan), dan sistem penyimpanan data pegawai.
  • Keselamatan dan kesehatan. Ini berhubungan dengan pemberian lingkungan kerja yang aman dan sehat, melalui pembentukan program-program pencegahan kecelakaan (analisis penyebab kecelakaan), administrasi kompensasi pekerja, penilaian fisik sebelum pengangkatan, dan program-program kesehatan pegawai lainnya (asuransi kesehatan).

3. Fungsi Jasa Informasi
Memudahkan orang untuk mengakses informasi tanpa

mengharuskan adanya perantara sistem informasi. Menyediakan

informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok

jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan

manajemen.Menyediakan informasi yang

dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian,

dan perbaikan berkelanjutan.Meningkatkan aksesibilitas data yang

tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai,

Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan

pendukung sistem informasi.

Memperbaiki produktivitas,Memudahkan untuk mengolah

transaksi transaksi,

4. Manufaktur :
Untuk memudahkan dalam proses produksi.
Untuk menjamin kualitas dari produksi

5. Pemasaran :
Mencari konsumen atau penguna jasa
Mempromosikan barang/jasa yang kita pasarkan

Menyediakan informasi untuk penjualan,promosi

penjualan,kegiatan pemasaran dan kegiatan penelitian pemasaran.

Tolong jelaskan dari :

1. SIA (Sistem Informasi Akuntansi) adalah Sistem yang digunakan

memproses data dan Transaksi guna menyediakan informasi yang diperlukan oleh User untuk merencanakan, mengendalikan dan mengoperasikan Bisnis.

2. SIM (Sistem Informasi Manajemen) adalah sistem informasi yang

digunakan untuk menyajikan informasi yang digunakan untuk mendukung operasi manajemen dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi.

3. DSS (Decision Support System) adalah, sistem pendukung/penunjang keputusan yang menggunakan sistem informasi bebasis komputer yang menggabungkan model dan data guna menyelesaikan masalah semiterstruktur dan beberapa masalah takterstruktur dengan keterlibatan penggunasecara luas.

4. OA (Outomatic Office) atau Otomatisasai perkantoran adalah semua system informasi formal dan informal terutama yang berkaitan dengan komunikasi informasi kepada dan dari orang yang berbeda di dalam maupun di luar perusahaan. Dengan kata lain otomatisasi perkantoran merupakan sebuah rencana untuk menggabungkan teknologi tinggi melalui perbaikan proses pelaksanaan pekerjaan. Beberapa system otomatisasi perkantoran secara formal dan didokumentasikan dengan suatu prosedur tertulis. System formal ini diterapkan di seluruh perusahaan untuk memenuhi kebutuhan organisasi, mirip dengan sistem informasi manajemen. Namun sebagian besar system otomatisasi perkantoran tidak direncanakan atau diuraikan secara tertulis. System- sistem informal ini diterapkan saat diperlukan oleh perorangan untuk memenuhi keperluaannya sendiri. Dan otomatisasi perkantoran dimaksudkan untuk memudahkan segala jenis komunikasi baik secara lisan maupun secra tertulis.

5. ES (Expert system) adalah suatu sistem yang menggunakan pengetahuan manusia (human knowledge) yang dimasukkan ke dalam komputer untuk memecahkan masalah yang umumnya memerlukan keahlian seorang pakar/expert. Atau dapat juga dikatakan, sebuah program komputer yang menggunakan pengetahuan dan teknik inferensi (pengambilan kesimpulan) untuk memecahkan persoalan seperti yang dilakukan oleh seorang pakar.


DAFTAR PUSTAKA

http://banking.blog.gunadarma.ac.id/2010/10/27/sistem-informasi-manajemen/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar