Tampilkan postingan dengan label Gosip. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gosip. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 November 2010

Facebook, Sebuah Kemarahan


“Hasilnya adalah blog penuh sumpah serapah dan kata-kata 'kebun binatang'”

Jenius tak menjamin segalanya, setidaknya soal cinta. Di sebuah malam yang sial, mahasiswa cerdas dari Universitas Harvard itu mendapat kado pahit: diputus pacarnya dengan tak hormat. Dialah Mark Zuckerberg. Dia melongo di sebuah bar yang bising beberapa saat sebelum sadar bahwa pacarnya, Erica Albright, meninggalkannya.

"Dasar sundal," begitu pemuda keriting itu menulis. Energi kemarahannya yang hendak meletus hebat di ubun-ubunnya dia tumpahkan di blognya. Hasilnya, adalah blog penuh sumpah serapah dan kata-kata "kebun binatang". Meledak-ledak seperti ledakan fusi nuklir. Mark ditinggal oleh Erica karena dia kelewat obsesif ingin bergabung dengan klub elit di kampus Harvard dan tak mempedulikan keinginan Erica.

Kemarahan itulah yang kemudian dia tumpahkan dengan membangun situs permainan Facemash yang mengundang siapa saja untuk memilih dan menyusun nama-nama perempuan di kampus sesuai dengan seberapa cantik dan seksinya mereka. Kemampuan Mark untuk bisa menembus, mengupas, dan menggebrak, atau istilahnya dalam dunia maya "hacking", ke server kampus menggegerkan kampus Harvard. Itulah cikal bakal Facebook. Mark memulai revolusi dunia maya ini dimulai dari hati yang pecah berkeping-keping.

Itu enam tahun lalu. Kini siapa yang tak tersihir dengan Facebook? Energi kemarahan Mark telah menjadi situs yang mengantongi 500 juta anggota. Kisah itulah yang kini sedang populer di layar bioskop. Sutradara David Fincher dan skenario Aaron Sorkin mengangkat cerita bak dongeng itu dari buku The Accidental Billionaires karya Ben Mezrich. Sebuah film getir tapi inspiratif. David Fincher dan Aaron Sorkin lumayan sukses.

“Energi kemarahan Mark telah menjadi situs yang mengantongi 500 juta anggota. ”


Salah satu kejeliannya adalah bagaimana menggambarkan sosok Mark sebagai orang yang suka bicara cepat tanpa putus, kerap tak peduli pada kawan atau pacar dan sosok yang digambarkan "selalu berusaha keras untuk berniat jahat." Penulis skenario Aaron Sorkin (A Few Good Men dan The American President, dan serial The West Wing) bisa membangun karakter Mark.

Sayangnya, film ini cuma terpesona dengan perseteruan Mark dan teman-temannya. Film ini tak cukup dalam mengulas temuan mencengangkan dari Facebook. Misalnya, Wall atau teknologi tag foto. Berbagi foto sudah ada di situs seperti Flickr dan Picassa. Tapi, teknologi tag foto membuat foto itu hidup. Orang-orang yang diberi tag mendapat notifikasi.

Apa pun hasilnya, film seputar Lembah Silikon selalu menarik. "Perkawinan" David Fincher dan Aaron Sorkin bisa menghasilkan Oscar dan menjadi inspirasi hebat. (*)

Sumber : http://id.omg.yahoo.com/blogs

Minggu, 21 November 2010

Kontroversi Video Lady Gaga


Los Angeles - Membicarakan Lady Gaga seperti tidak ada habisnya. Kali ini giliran video klip terbarunya berjudul 'Alejandro' menuai kontroversi keagamaan dan seks bebas.

Banyak hal yang menjadi pembicaraan dalam video klip terbaru Lady Gaga, 'Alejandro'. Seperti gaya berpakaian, koreografi sampai properti yang digunakan.

Dimulai dari gaya berpakaiannya, Lady Gaga terlihat menggunakan berbagai kostum. Mulai dari jubah biarawati warna merah hingga pakaian dalam berwarna nude. Pada video klip ini Lady Gaga juga terlihat mengenakan bra dengan moncong senjata.



Dalam video garapan fotografer lawas, Steven Klein, terlihat beberapa koreografi yang menggambarkan kegiatan pasangan yang sedang berhubungan intim dengan kasar. Sang sutradara memang terkenal suka memasukkan unsur 'fetish' ke dalam karya kreatifnya.

Tidak habis sampai di situ saja, berbagai properti yang digunakan banyak mendapat perhatian, seperti simbol-simbol agama. "Simbolisme agama tidak dimaksudkan untuk menunjukkan sesuatu yang negatif, tetapi merupakan pertempuran karakter di antara kekuatan gelap dunia dengan keselamatan rohani," ujar sang sutradara dilansir Fashionologie, Kamis (17/6/2010).

Pada akhir klip, Lady Gaga memilih menjadi biarawati dan menarik dirinya dari dunia batin yang jahat dan pergi menuju doa dan kontemplasi. Klein juga menambahkan, adegan Lady Gaga memakan kalung rosario dimaksudkan untuk mewakili keinginannya untuk menjadi kudus.

Sumber : detik.com

Rabu, 06 Oktober 2010

Sombong tapi ga bermaksud??


Biasa neh kalo FBan pasti ada aja yang ngajak chat....

orang yg disamping saya udah cukup kenal lah coz udah biasa ngobrol2 di FB tp sekali pun belom pernah ketemu maen pump bareng....

Haha...dy agak sombong si...eh maksud w sombong bgt,,,meninggikan kemampuan dy maen pump tapi merendahkan w yang maennya gitu gitu aja T_T

Sakit hati si kalo ngerasa direndahin,tp w tau orang yg seperti ini ga bermaksud untuk menghina kog,,,cma ingin menunjukan kehebatan dy yg udah bisa dibilang dewa dalam pump...tp cara'a salah....dimaklumkan saja..hhe

Lagipula org ini masih SMP,,belom tau tata cara bergaull....ho ho ho....

Rabu, 19 Mei 2010

Tuyul di jakarta???

JAKARTA, KOMPAS.com — Kehadiran makhluk halus berwujud tuyul tiba-tiba menggegerkan warga Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Penemuan makhluk berkepala botak dan bertubuh kecil ini semakin mengundang rasa keingintahuan penghuni perumahan elite tersebut.

Tuyul itu pertama kali ditemukan Dedy Kusmadi (46), warga kompleks Gudang Logistic Jalan Kavling C, Kelapa Gading Barat. Saat itu, Dedy yang curiga uang miliknya selalu hilang secara misterius coba mencari tahu penyebab kepada orang pintar.

"Uniknya uang yang hilang secara bertahap, selembar-selembar," kata Jejen (19), anak Dedy, Selasa (18/5/2010).

Lewat bantuan orang pintar itulah kondisi rumahnya diterawang dan dicari penyebab hilangnya uang selama ini. Benar saja, usaha yang dilakukan Dedy pun membuahkan hasil.

Uniknya uang yang hilang secara bertahap, selembar-selembar.


Setelah dilakukan ritual, akhirnya sosok tuyul ditemukan di depan rumah yang berdekatan langsung dengan semak belukar. Ternyata menangkapnya pun tak sulit. Dengan sekali tangkap, tuyul itu pun kemudian dimasukkan ke dalam botol dan ditutup dengan sebuah kain di atasnya.

Tuyul yang berada di dalam botol itu terlihat sangat jelas bentuknya. Meski berbentuk seperti zat atau gumpalan asap, dari fisiknya terlihat mulai dari kepala, mata, badan, hingga kaki begitu jelas. Tuyul tersebut memiliki tinggi kurang lebih 7 sentimeter, bagian kaki mengerucut, begitu juga bagian kepalanya.

Keunikan lain pada penampakan tuyul ini ialah, bila dilihat pada tempat yang terang, tuyul dalam botol tidak akan tampak secara jelas. Namun sebaliknya, jika ditempatkan pada ruangan yang gelap, sosoknya akan terlihat jelas menyerupai gumpalan asap yang membentuk fisik manusia mini setinggi kurang lebih 7 cm.

Saat ditemukan, lanjut Jejen, tuyul sempat diajak berinteraksi dengan orang pintar yang menemukannya. Saat berinteraksi, makhluk halus bertubuh kecil itu mengaku jika selama ini dipelihara oleh pemiliknya yang bermukim di kawasan elite Kelapa Gading juga.

"Dari obrolan gaib yang dilakukan antara manusia dan tuyul itu, diketahui selama ini sang tuyul dilepas di area pusat perbelanjaan yang berada di kawasan Kelapa Gading," kata Jejen menirukan ucapan orang pintar yang menemukan sosok tuyul di depan rumahnya tersebut.

Dedy, penemu tuyul, mengaku akan mengembalikan tuyul itu ke tempat asalnya berada. Sejumlah warga yang penasaran pun masih berdatangan untuk melihat wujud asli makhluk halus tersebut.


dikutip dari kompas.com

Rabies merajalela

AMBON, KOMPAS.com - Provinsi Maluku hingga kini masih rentan terhadap penularan penyakit anjing gila atau rabies, sejak pertama kali kasusnya ditemukan di Pulau Ambon tahun 2003 lalu.

Kepala Dinas Pertanian Maluku, Ruddy Latuherru, di Ambon, Rabu (19/5/2010) mengatakan, penanganan penyakit hewan menular (PHM) yang ditularkan oleh anjing, kucing dan kera ini pada tahun 2003 tercatat terjadi 1.472 kasus gigitan dengan 29 orang meninggal.

Sedangkan hingga akhir tahun 2009 dilaporkan terjadi 1.263 kasus gigitan dengan 12 orang meningal dunia.

Dia mengakui, kasus penyakit rabies sejak ditemukan pertama kali di Kota dan Pulau Ambon tahun 2003, semakin berkembang dan hingga tahun 2009 telah merambah kabupaten Maluku Tengah, Seram Bagian Barat (SBB), Seram Bagian Timur (SBT), Pulau Buru, Buru Selatan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen dari lima kecamatan di Kota Ambon maupun kabupaten lainnya pada laboratorium hewan Ambon, ternyata 80 persennya positif tertular rabies," tandasnya.

Menyangkut langkah penanganan yang dilakukan melalui vaksinasi juga tidak berjalan sesuai yang diharapkan, karena sangat sedikit anjing yang divaksinasi yakni 3.731 ekor dari populasi sebanyak 46.535 ekor.

"Budaya masyarakat Maluku selain menjadikan anjing sebagai hewan peliharaan, juga digunakan untuk berburu, maupun dipelihara sebagai salah satu sumber penghasilan, sehingga merasa takut dan khawatir hewan peliharaannya akan mati jika divaksinasi," ujarnya.

Di Kota Ambon misalnya dari populasi 11.255 ekor anjing yang baru divaksinasi 645 ekor, Maluku Tengah dari populasi 17.600 ekor anjing yang baru divaksinasi 907 ekor, SBB baru 560 ekor divaksinasi dari populasi 10.132 ekor anjing.

Sedangkan di Buru dan Buru Selatan dari 4.223 ekor anjing yang baru divaksinasi 909 ekor, sedangkan SBT dari 3.325 ekor anjing baru divaksinasi 710 ekor.

"Pemahaman masyarakat akan pentingnya vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan terutama anjing, kucing dan kera masih sangat rendah," katanya.


dikutip dari kompas.com