Jumat, 06 November 2009

SLC (SYSTEM LIFE CYCLE)

1.Pada titik manakah dalam SLC (System Life Cycle) manajer memiliki kesempatan untuk membuat keputusan teruskan atau lanjutkan ?
2.Jelaskan bahwa hubungan antara system dan criteria kinerja ?


SLC (SYSTEM LIFE CYCLE)

System Life Cycle (SLC) merupakan proses evolusi yang diikuti oleh pelaksanaan sistem informasi dasar-dasar atau subsistem. Telah ada pendekatan implementasi tradisional sepanjang era komputer, dan ada perjanjian umum antara ahli-ahli komputer sehubungan dengan tugas-tugas yang dilaksanakan.
Beberapa SLC terdapat dalam perusahaan yang menggunakan komputer, mungkin ada seratus atau lebih. Pada kenyataannya SLC adalah sarana yang digunakan oleh manajemen untuk melaksanakan rencana strategis. Konsep life cycle menjadikan segala sesuatu yang tumbuh, menjadi dewasa setiap waktu dan akhirnya mati. Pola ini digunakan untuk sistem dasar komputer seperti subsistem pemrosesan data atau SSD.
System Life Cycle terdiri dari lima fase yaitu :

1. Fase Perencanaan
Fase ini dimulai dengan mendefinisikan masalah dan dilanjutkan dengan sistem penunjukan objektif dan paksaan. Di sini sistem analis memimpin studi yang mungkin terjadi dan mengemukakan pelaksanaannya pada manajer.
2. Fase Analisis
Fase ini mempunyai tugas penting yaitu menunjukkan kebutuhan pemakai informasi dan menentukan tingkat penampilan sistem yang diperlukan untuk memuaskan kebutuhan tersebut. Fase ini meliputi penetapan jangkauan proyek, mengenal resiko, mengatur rangkaian tugas, dan menyediakan dasar untuk kontrol.
3. Fase Desain
Fase Desain ini meliputi penentuan pemrosesan dan data yang dibutuhkan oleh sistem yang baru, dan pemilihan konfigurasi terbaik dari hardware yang menyediakan desain. Desain system adalah ketentuan mengenal proses dan data yang dibutuhkan oleh sistem yang baru.
4. Fase Pelaksanaan / Implementasi
Fase ini melibatkan beberapa spesialis informasi tambahan yang mengubah desain dari bentuk kertas menjadi satu dalam hardware, software, dan data. Pelaksanaan adalah penambahan dan penggabungan antara sumber-sumber secara fisik dan konseptual yang menghasilkan pekerjaan sistem.
5. Fase Pemakaian / Penggunaan
Selama fase penggunaan, audit memimpin pelaksanaannya untuk menjamin bahwa sistem benar-benar dikerjakan, dan pemeliharaannya pun dilakukan sehingga sistem dapat menyediakan kebutuhan yang diinginkan.
JAWABAN SLC (Nomor 1):
Setelah kita mengetahui beberapa fase dari SLC (System Life Cycle), kami dapat menyimpulkan bahwa seorang manajer mendapatkan kesempatan untuk membuat keputusan teruskan atau lanjutkan adalah pada fase analisis. Kenapa kami mengatakan begitu, karena pada fase itu seorang manajer akan harus dapat memperhatikan kebutuhan dari pemakai informasi serta dapat menentukan tingkat penampilan sistem yang diperlukan, apakah informasi yang dihasilkan akan memuaskan kebutuhan atau tidak? Apabila informasi tersebut tidak memuaskan kebutuhan pemakai, maka sebaiknya keputusan yang sudah dibuat diperbaiki kembali agar tidak ada kesalahan lagi dalam pengambilan keputusan.
SISTEM DAN KINERJA
Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi.
Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. Sistem Informasi Penjualan adalah suatu sistem informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan.

Manfaat dari Sistem:
• Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu.
• Meningkatkan kualitas dan mengurangi kesalahan.
• Meningkatkan efisiensi
• Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
• Meningkatkan sharing knowledge

Dan juga memiliki tujuan :
1. Untuk mendukung operasi-operasi sehari-hari (to Support the –day-to-day operations).
2. Mendukung pengambilan keputusan manajemen (to support decision making by internal decision makers).
3. Untuk memenuhi kewajiban yang berhubungan dengan pertanggung-jawaban (to fulfill obligations relating to stewardship).
Kinerja adalah sebuah hasil karya seseorang baik dalam bentuk kuantitas maupun kualitas dari pekerjaan kita dalam sebuah organisasi. dalam mencapai kinerja yang maksimal, maka kita perlu adanya kriteria kinerja itu sendiri.
Kriteria kinerja merupakan syarat atau ketentuan tiap individu masyarakat agar mencapai sebuah hasil baik dalam bentuk kuantitas maupun kualitas dari pekerjaan kita dalam sebuah organisasi.
JAWABAN SISTEM & KINERJA (Nomor 2)
Dengan kata lain, hubungan antara sebuah sistem dan kriteria kinerja adalah hubungan pencapaian suatu tujuan yang dinginkan. sebuah sistem akan dikatakan baik, apabila sistem tersebut sudah memenuhi tujuan. Untuk pencapaian tujuan tersebut, maka perlu adanya suatu syarat-syarat atau ketentuan-ketentuan untuk mengatur individu dalam kelompok organisasi agar lebih terarah kepada tujuan yang semula diinginkan.


sumber :
http://www.trendigital.com/Website/News.aspx?Id=351
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem
http://id.wikipedia.org/wiki/Kinerja
http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-tugas-makalah/akuntansi/tu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar